Sabtu, 15 Juni 2013

Pendapat mengenai BANTUAN LANGSUNG SEMENTARA MASYARAKAT (BLSM)


BLSM


Bantuan langsung sementara masyarakat atau BLSM, kata lain dari Bantuan Langsung tunai atau BLT merupakan kompensasi dari rencana pemerintah untuk menaikan harga BBM. setelah melihat, mendengar dan membaca saya suarakan pendapat saya mengenai blsm ini, saya kurang setuju karena menurut saya bantuan langsung sementara masyarakat ini merupakan kebijakan yang tidak bijak, dengan nominalnya yang kecil yaitu sebesar Rp 150rb ini hanya akan menimbulkan rasa ketergantungan masyarakat, karena rencana pemerintah dalam memberikan bantuan selama sembilan, sehingga mereka merasa ada jatah atau penghasilan lain yang bisa saja membuat mereka tidak produktif lagi dalam bekerja, dengan begitu mungkin BLSM  jadinya seperti program pemerintah yang kurang mendidik juga. apalagi nilai nominal bantuan tersebut terbilang sangat kecil dibanding tingkat kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat setelahnya kenaikan BBM nanti. dan bagaimana nanti setelahnya program tersebut selasai, kehidupan masyarakat yang serba kekurangan itu akan kembali banyak bermunculan, tidakkah pemerintah memikirkannya sampai kesana?? seharusnya pemerintah membuat program yang lebih efektif lagi untuk mereda atau mungkin meredam kemiskinan dengan jangka waktu yang tidak hanya sementara, bisa dengan membuat program-program yang meluaskan lapangan pekerjaan maka sedikit demi sedikit kemiskinanpun dapat diatasi, sehingga dana yang nanti akan dikeluarkan untuk program BLSM ini tidak hanya menjadi sia-sia belaka karena mungkin ada cara yang lebih bijak lagi dalam menghadapi kenaikan BBM dan kemiskinan yang ada di negara kita ini.

Sabtu, 08 Juni 2013

Pengalaman Terindah menggunakan alat Transportasi


Perjalanan menyenangkan menggunakan kereta api

mungkin terdengar biasa menggunakan kereta untuk sebuah perjalanan, apalagi di kota jakarta ini..alat transportasi yang satu ini untuk orang-orang yang bekerja di kota jakarta sudah menjadi alat transportasi andalan, karena dapat menuju tempat tujuan mereka dengan cepat dengan harga yang relatif murah dan terjangkau.
apalagi harga untuk kereta ekonomi mungkin sangat murah harganya, namun banyak hal juga yang harus dihadapi untuk kereta ekonomi ini, selain penuh dan berdesak-desakkan bahkan sampai ada yang bergelantungan di pinggir pintu yang tentu saja sangat berbahaya..pilih yang nyaman dan aman yaa

mungkin ini aneh yaa, tapi ini betul betul kenyataan kalau ini perjalan kedua saya menggunakan kereta api...hehe bisa dibilang ketinggalan zaman atau mungkin norak..pengalaman naik kereta aja berbagi cerita..gak apa-apa deh lagi berusaha memenuhi tugas nih :)

kita mulai dari sejarah kereta Indonesia dulu yuk..
Sejarah perkeretaapian di Indonesia diawali dengan pencangkulan pertama pembangunan jalan kereta api di desa Kemijen, Jumat tanggal 17 Juni1864, oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Mr. L.A.J Baron Sloet van den Beele. Pembangunan diprakarsai oleh "Naamlooze Venootschap Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij" (NV. NISM) yang dipimpin oleh Ir. J.P de Bordes dari Kemijen menuju desa Tanggung (26 Km) dengan lebar sepur 1435 mm. Ruas jalan ini dibuka untuk angkutan umum pada hari Sabtu, 10 Agustus 1867.
Kereta listrik pertama beroperasi 1925, menghubungkan Weltevredendengan Tandjoengpriok.
Keberhasilan swasta, NV. NISM membangun jalan KA antara Samarang-Tanggung, yang kemudian pada tanggal 10 Februari 1870 dapat menghubungkan kota Semarang - Surakarta (110 Km), akhirnya mendorong minat investor untuk membangun jalan KA di daerah lainnya. Tidak mengherankan, kalau pertumbuhan panjang jalan rel antara 1864 - 1900 tumbuh dengan pesat. Kalau tahun 1867 baru 25 km, tahun 1870 menjadi 110 km, tahun 1880 mencapai 405 km, tahun 1890 menjadi 1.427 km dan pada tahun 1900 menjadi 3.338 km.

yang menjadikan perjalanan kali ini seru yaitu mungkin karena baru kedua kalinya jadi masih terasa menyenangkan, biarpun tujuanya hanya ke kota bogor tapi asyik aja karena ditemani dengan mamah kakak dan keponakan-keponakan dan yang pasti dengan anakku tercinta..karena naik kereta ini yang pertama kali untuk anakku dia girang luar biasa, mungkin yang dia bayangkan dia sedang menaiki kereta thomas yang biasa dia liat di tv dan merupakan tontonan kartun favoritnya itu,sampai-sampai dia gak  sabar untuk segera naik..hehe lucu juga liat ekspresi wajahnya yang sangat antusias ini.
pada saat kita memasuki kereta, mmh..penuh..tapi dapet tempat duduk juga karena mungkin bawa anak-anak. pada saat duduk anakku dengan keponakanku yang lain senang banget akhirnya mereka naik kereta juga, mereka seperti asyik sendiri melihat ke arah luar  sambil menanyakan apa-apa yang mereka lihat, karena pergerakkan kereta yang cepat mungkin lama-lama mereka merasa pusing untuk melihat ke arah luar jendela akhirnya mereka tiduur deh..dan akhirnya sampai di stasiun bogor, pada saat turun mereka terbangun dan langsung menanyakan kenapa turun, ayo kita naik lagi..mungkin mereka merasa naik kereta ini gk ada ujungnya yaa, hehe...lucu rasanya seneng banget bisa bikin mereka bahagia biarpun hanya perjalanan menggunakan kereta api ke kota bogor..dan karena itu perjalanan keretanya terasa menyenangkan. :)

sumber:

Jumat, 07 Juni 2013

STRATEGI ATAU UPAYA MEMAJUKAN PERTAHANAN NASIONAL


STRATEGI ATAU UPAYA MEMAJUKAN PERTAHANAN NASIONAL


Terbentuknya negara Indonesia dilatarbelakangi oleh perjuangan seluruh bangsa. Sudah sejak lama Indonesia menjadi incaran banyak negara atau bangsa lain, karena potensinya yang besar dilihat dari wilayahnya yang luas dengan kekayaan alam yang banyak. Beberapa ancaman dalam dan luar negeri telah dapat diatasi bangsa Indonesia dengan adanya tekad bersama menggalang kesatuan dan keutuhan bangsa. Kekuatan bangsa dalam menjaga keutuhan Negara Indonesia tentu saja harus selalu didasari oleh segenap landasan baik landasan ideal, konstitusional dan juga wawasan visional.
Pengertian Ketahanan Nasional
Pengertian ketahanan nasional adalah kondisi dinamika, yaitu suatu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan ketahanan, Kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, hambatan dan ancaman baik yang datang dari dalam maupun dari luar. Juga secara langsung ataupun tidak langsung yang dapat membahayakan integritas, identitas serta kelangsungan hidup bangsa dan negara.
Ketahanan nasional  juga diartikan sebagai kondisi yang harus diwujudkan agar proses pencapaian tujuan nasional tersebut dapat berjalan dengan sukses. Oleh karena itu diperlukan suatu konsepsi ketahanan nasional yang sesuai dengan karakteristik bangsa Indonesia.
Konsepsi Ketahanan Nasional
Konsepsi pengembangan kekuatan nasional melalui pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang, serasi dan selaras dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh dan terpadu berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 dan wawasan nusantara dengan kata lain konsepsi ketahanan nasional merupakan pedoman untuk meningkatkan keuletan dan ketangguhan bangsa yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dengan pendekatan kesejahteraan dan keamanan. Kesejahteraan dapat digambarkan sebagai kemampuan bangsa dalam menumbuhkan dan mengembangkan nilai-nilai nasionalnya demi sebesar-besarnya kemakmuran yang adil dan merata, rohaniah dan jasmaniah. Sedangkan keamanan adalah kemampuan bangsa melindungi nilai-nilai nasional terhadap ancaman dari luar maupun dari dalam.
Ketahanan pada aspek politik diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan politik bangsa Indonesia yang berisi keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam secara langsung maupun tidak langsung untuk menjamin kelangsungan kehidupan politik bangsa dan negara Republik Indonesia berdasar Pancasila dan UUD 1945.
Ketahanan nasional adalah kondisi dinamis suatu bangsa yang meliputi segenap kehidupan nasional yang terintegrasi, berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan, baik yang datang dari dalam maupun dari luar, untuk menjamin identitas, integrasi dan kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan mencapai tujuan nasional
Beberapa Ancaman Dalam dan Luar Negeri
Dalam menghadapi masalah ketahanan nasional suatu negara, permasalahan ketahanan nasional yang dihadapi Indonesia diantaranya berasal dari dua sumber, yaitu dalam negeri dan luar negeri. Contoh kasus permasalahan ketahanan nasional dari dalam negeri yaitu adanya pemberontakan dari berbagai daerah, seperti ancaman gerakan RMS, GAM, maupun Papua Merdeka. Minimnya nasionalisme masyarakat dan adanya unsur ketidakpercayan masyarakat dapat menyebabkan masyarakat tidak segan segan melakukan pemberontakan.
Sedangkan permasalahan dari luar yaitu adanya unsur-unsur campur tangan pihak lain dalam menguasai kedaulatan NKRI, sebagai contoh kasus sipadan dan ligitan, yang kemudian dimenangkan oleh pihak Malaysia. Bukan hanya kewajiban pemerintah, masyarakat sebagai bagian dari sishankamrata tentunya wajib ikut andil dalam pelaksanaan menjaga ketahanan nasional yang baik dan kokoh.
Strategi untuk Memajukan Ketahanan Nasional

Untuk mempertahankan kelangsungan hidup dan mengembangkan kehidupan, maka suatu negara perlu pertahanan  menghadapi n mengatasi tantangan, ancaman dari luar maupun dari dalam negeri.  Di dasarkan pada metode astagrata; seluruh aspek kehidupan nasional tercermin dalam sistematika astagarata yang terdiri atas 3 aspek alamiah (trigatra) yang meliputi geografi, kekayaan alam, dan kependudukan dan lima aspek sosial (pancagatra) yang meliputi ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan.
Ketahanan nasional adalah hal mutlak yang harus dimiliki setiap bangsa. Jika bangsa Indonesia ingin mempertahankan Negara dari ganguan bangsa/negara lain, maka harus memperkuat Ketahanan Nasionalnya. Dengan memperkuat Ketahanan Nasional merupakan cara paling ampuh, karena telah mencakup banyak landasan seperti; Pancasila sebagai landasan ideal, UUD 1945 sebagai landasan konstitusional dan wawasan nusantara sebagai landasan visional.
Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk ikut serta mempertahankan ketahaan nasional negara kita ini, salah satu dari upaya tersebut misalnya kita ambil dari lingkungan kita sendiri atau dari kegiatan kita sehari-hari. contoh yang sudah sering kita lihat yaitu industri pakaian, sepatu ataupun tas yang tak kalah kualitasnya dengan buatan luar negri. saya ambil contoh ya dari industri yang ada dikampung halaman saya, mungkin pada awalnya di kampung halaman saya ini banyaknya orang yang beternak sapi mereka berfikir untuk mencoba hal lain yang bisa dimanfaatkan dari ternak sapinya tersebut, selain yang menghasilkan daging dan susu, kulit dari sapi atau kerbau ini ternyata banyak juga manfaatya, ada yang memanfaatkannya untuk dijadikan krupuk kulit, ada juga yang memanfaatkannya untuk kerajinan berupa dompet, sabuk, sepatu, tas bahkan jaket kulit...waaah banyak sekali bukan manfaatnya.
karena keterampilan dan ketekunannya dalam memanfaatkan sapi ini, mereka dapat menghasilkan produk dalam negeri yang berkulitas tinggi bahkan sampai ekspor ke berbagai negara, itu jelas sudah membantu dalam ketahanan negara kita..karena produknya yang berkualitas kenapa kita gak bangga dengan hasil karya dalam negeri ini, bahkan mungkin sering kita temui juga barang yang kita beli dinegara lain ternyata aslinya buatan negeri kita sendiri..wah wah kita belajar mengetahui produk-produk dalam negeri yuk, biar gak keliru beli dinegara lain harganyapun jelas lebih mahal daripada didalam negeri, sayang kan.. makanya mulai dari sekarang jangan malu untuk mencintai produk-produk dalam negeri yaa.. :)
sumber :